BI Rates :

Peluang Menguat Mulai Terbatas

Jakarta, Kamis, 03/10/2013 - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin berhasil mempertahankan momentum penguatan sejak pagi dan ditutup naik 41 poin. Aksi beli investor domestik jadi faktor pendorong IHSG.

Mengakhiri perdagangan, Rabu (2/10/2013), IHSG ditutup menguat 41,705 poin (0,96%) ke level 4.387,604. Sementara Indeks LQ45 ditutup melonjak 10,752 poin (1,49%) ke level 732,954.

Wall Street terkena koreksi di hari kedua ditutupnya pemerintah Amerika Serikat (AS). Pelaku pasar khawatir government shutdown ini bisa berlangsung cukup lama.

Pada penutupan perdagangan Rabu waktu setempat, Indeks Dow Jones melemah 58,56 poin (0,39%) ke level 15.133,14. Indeks Standard & Poor's 500 anjlok 1,13 poin (0,07%) ke level 1.693,87. Indeks Komposit Nasdaq menipis 2,96 poin (0,08%) ke level 3.815,02.

Hari ini IHSG diperkirakan IHSG akan konsolidasi dulu. Peluang menguat masih ada meski terbatas, tergantung dari aksi beli investor asing.

Pergerakan bursa-bursa regional pagi hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 turun 48,00 poin (0,34%) ke level 14.122,49.
  • Indeks KOSPI naik tipis 0,60 poin (0,03%) ke level 1.999,47.  

Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:
Panin Sekuritas
IHSG kemarin ditutup menguat seiring dengan berlanjutnya sentiment positif sehari sebelumnya dimana BPS mengumumkan surplus neraca perdagangan, deflasi, serta turunnya angka import. Faktor eksternal antara lain adalah data indeks manufaktur AS Sept yang tercatat sebesar 56.2 (Vs 55.7 konsensus) tertinggi sejak April 2011. Di sisi lain pergerakan indeks regional kemarin juga dibayangi oleh kemungkinan ketidaksepakatan peningkatan limit utang US$ 16,7 triliun (debt ceiling) pada bulan ini. Kebijakan untuk menghindari AS dari 'mentok'nya pagu utang harus diambil sebelum tanggal 17 Okt. Pemerintah AS diperkirakan pada kisaran tanggal 22-30 Okt tidak akan mampu lagi melunasi tagihan-tagihannya. Kegagalan meningkatkan pagu utang dapat menyebabkan downgrade peringkat utang AS. Hari ini kami proyeksikan IHSG akan bergerak konsolidasi pada kisaran support-resistance 4.340-4.400

Jakarta - KDB Daewoo Securities
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup naik +41.71 poin (+0.96%) ke 4,387.60 dengan jumlah transaksi sebanyak 7.7 juta lot atau setara dengan Rp 3,9 triliun.

Pergerakan sektor-sektor IHSG pada hari ini a.l sektor agricultural (+0.09%), sektor basic-industries (+1.03%), sektor construction and property (+0.75%), sektor consumer goods (+0.80%), sektor finance (+1.53%), sektor infrastructure (+1.76%), sektor mining (+0.04%), sektor misc-industries (-0.06%), dan sektor trade (+0.54%).

Tercatat sebanyak 138 saham mengalami penguatan, 110 saham mengalami penurunan, 93 saham tidak mengalami perubahan dan 143 saham tidak diperdagangkan sama sekali.

Saham-saham yang menempati top gainers a.l. BBCA (+3.00%), UNVR (+2.31%), TLKM (+2.33%), BBRI (+2.04%), dan BMRI (+1.83%). Sementara itu, saham-saham yang menempati top losers a.l. MLBI (-10.45%), SMMA (-3.75%), EMTK (-1.89%), TPIA (-4.55%), dan INVS (-9.62%).

Asing tercatat melakukan net buy di pasar reguler sebesar Rp 109 miliar dengan saham yang paling banyak dibeli a.l. PGAS, BBNI, BMRI, TAXI, dan BDMN. Mata uang Rupiah terapresiasi 11,357 per Dollar AS.

Secara teknikal kenaikan IHSG kemarin merupakan kenaikan lanjutan setelah sehari sebelumnya mengalami kenaikan, MACD netral ,stochastic goldencross, peluang naik terbatas akan berlanjut untuk perdagangan hari ini dengan kecenderungan mixed. Dengan support 4.253 dan resistance 4.415. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah: AKRA, MPPA, MSKY.


Angga Aliya - detikfinance
Sumber: detik.com
(ang/ang)




Cab. Melawai
Cab. Kelapa Gading



Cab. Pasar Baru

Marketing 1

Marketing 2

Marketing 3
Visitor Counter


 Today : 814
 Yesterday : 1144
 This Week : 814
 This Month : 29.429
 All : 789.381