BI Rates :

Khawatir Ditutupnya Pemerintahan AS Memanjang, Wall Street 'Merah'

New York, Kamis, 03/10/2013 - Pasar saham Wall Street terkena koreksi di hari kedua ditutupnya pemerintah Amerika Serikat (AS). Pelaku pasar khawatir government shutdown ini bisa berlangsung cukup lama.

Seolah tidak cukup sentimen negatif, data tenaga kerja baru di sektor swasta bulan September meleset dari prediksi para analis. Investor menanti-nanti laporan data ini karena kemungkinan laporan data tenaga kerja nasional tidak dirilis pada waktunya gara-gara shutdown.

Ditutupnya pemerintahan ini bisa berujung pada pembahasan yang lebih penting yaitu batas utang AS yang sudah hampir terlampaui. Batas waktu AS untuk menaikkan batas utangnya adalah pada 17 Oktober mendatang.

"Saya tidak akan bilang koreksi hari ini gara-gara panik. Tapi semakin lama penutupan ini berlangsung, dan semakin banyak berita soal batas waktu 17 Oktober, investor jadi semakin ketakutan," kata Quincy Krosby, analis pasar dari Newark, Prudential Financial Inc yang bermarkas di New Jersey, dikutip dari Reuters, Kamis (3/10/2013).

Pada penutupan perdagangan Rabu waktu setempat, Indeks Dow Jones melemah 58,56 poin (0,39%) ke level 15.133,14. Indeks Standard & Poor's 500 anjlok 1,13 poin (0,07%) ke level 1.693,87. Indeks Komposit Nasdaq menipis 2,96 poin (0,08%) ke level 3.815,02.


Angga Aliya - detikfinance
Sumber: detik.com
(ang/ang) 




Cab. Melawai
Cab. Kelapa Gading



Cab. Pasar Baru

Marketing 1

Marketing 2

Marketing 3
Visitor Counter


 Today : 880
 Yesterday : 1334
 This Week : 9.301
 This Month : 20.395
 All : 1.018.927